Tottenham Hotspur bergerak cepat setelah memecat Thomas Frank pada 11 Februari 2026. Manajemen langsung menunjuk Igor Tudor sebagai manajer interim hingga akhir musim. Keputusan ini menunjukkan urgensi klub dalam menghadapi situasi sulit di Premier League.
Tottenham saat ini berada di peringkat ke-16 klasemen dengan 29 poin, hanya unggul lima poin dari zona degradasi. Posisi ini membuat setiap pertandingan sisa musim menjadi krusial bagi The Lilywhites untuk tetap bertahan di kasta tertinggi Inggris.
BBC Sport melaporkan bahwa Tudor sudah memimpin sesi latihan pertama pada Senin, 16 Februari 2026. Dengan pengalaman internasionalnya, manajemen berharap dia mampu segera membangkitkan moral pemain dan menghadirkan stabilitas di ruang ganti.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Tantangan Berat Menanti Tudor
Sebagai pelatih, Igor Tudor memiliki pengalaman menangani klub-klub besar seperti Lazio, Marseille, Galatasaray, hingga Udinese. Satu trofi pernah dia persembahkan saat membawa Hajduk Split menjuarai Piala Kroasia pada 2013, menegaskan kemampuannya membangun tim kompetitif.
Reputasi Tudor sebagai pemain juga mengesankan. Selama sembilan tahun membela Juventus, dia meraih dua gelar Serie A dan tampil di final Liga Champions 2003. Dia juga bagian dari generasi emas Kroasia yang finis ketiga di Piala Dunia 1998.
Meski berpengalaman, tantangan di Tottenham berbeda. Tudor harus meningkatkan performa tim, menjauhkan klub dari zona merah, dan menstabilkan atmosfer ruang ganti yang sempat terguncang. Semua ini menjadi ujian nyata bagi manajer asal Kroasia tersebut.
Baca Juga: Cris Bandingkan Endrick dengan Benzema, Striker Muda Lyon Menjadi Sorotan
Peluang Menjadi Manajer Permanen
Meskipun berstatus interim, Tudor memiliki kesempatan untuk menjadi manajer permanen jika hasilnya meyakinkan. Tottenham sebelumnya juga mempertimbangkan nama-nama lain seperti Edin Terzic dan Marco Rose untuk jangka panjang.
Mauricio Pochettino disebut-sebut bisa kembali setelah kontraknya bersama Timnas Amerika Serikat berakhir, sementara Roberto De Zerbi masuk daftar kandidat tambahan. Namun saat ini fokus tertuju pada Tudor untuk membawa perubahan cepat.
Keberhasilan Tudor dalam beberapa laga awal bisa menentukan apakah dia akan menjadi solusi sementara atau awal dari era baru bagi Tottenham Hotspur. Setiap pertandingan akan menjadi penentu masa depan manajer Kroasia ini di London Utara.
Harapan dan Tekanan di Sisa Musim
Sisa musim Premier League menjadi ujian bagi Tottenham dan Tudor. Dengan posisi yang rawan, setiap poin sangat berharga. Klub berharap strategi dan pengalaman Tudor mampu mengangkat mental pemain menghadapi tekanan tinggi.
Para penggemar menaruh harapan besar pada Tudor untuk mengembalikan performa stabil. Keberhasilan mengamankan poin dari tim-tim di bawah akan menjadi indikator utama kesuksesan awalnya.
Selain itu, Tudor juga harus memanfaatkan bakat pemain muda dan kombinasi pengalaman senior untuk menciptakan tim yang tangguh. Keputusan manajemen dan kesiapan Tudor akan menentukan apakah Tottenham dapat lolos dari ancaman degradasi musim ini. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballroar.com.
