Chelsea resmi mengakhiri kerja sama dengan Enzo Maresca menyusul penurunan performa tim dalam sebulan terakhir. Dibawah ini akan ada penjelasan sepak bola menarik lainnya di FOOTBALL ROAR.

Meski sempat menutup awal Desember di posisi ketiga Premier League, The Blues hanya meraih satu kemenangan sepanjang bulan. Hasil buruk itu membuat mereka terlempar dari zona empat besar.
Selain performa menurun, hubungan Maresca dengan jajaran petinggi klub dilaporkan memburuk. Ketegangan internal ini menjadi faktor penting di balik keputusan manajemen untuk mengakhiri kontraknya lebih cepat dari rencana awal. Keputusan tegas ini menandai babak baru di era Stamford Bridge.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Manajemen Chelsea kini berada di bawah tekanan untuk menunjuk pelatih baru secepatnya. Posisi pelatih kepala sangat krusial untuk menyelamatkan sisa musim, memastikan tim tetap bersaing di liga, dan menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan. Beberapa nama mulai bermunculan sebagai kandidat potensial untuk posisi ini.
Kandidat Pelatih Muda dan Berbakat
Liam Rosenior muncul sebagai kandidat kejutan yang berada di posisi terdepan. Meski belum memiliki pengalaman di Premier League, prestasinya bersama Strasbourg di Ligue 1 membuatnya menonjol. Klub yang dipimpinnya saat ini berada di bawah Clearlake Capital, konsorsium yang sama dengan pemilik Chelsea, sehingga proses negosiasi diprediksi lebih mudah.
Cesc Fabregas juga menarik perhatian. Legenda Chelsea ini berhasil membawa Como 1907 promosi ke Serie A setelah 21 tahun, dan kini klubnya bersaing untuk zona Eropa. Perkembangan pesat Fabregas membuatnya menjadi salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa, dan kehadirannya di Stamford Bridge bisa memberikan kombinasi pengalaman dan energi baru.
Xavi Hernandez, yang kini menganggur setelah meninggalkan Barcelona pada 2024, juga masuk radar. Prestasinya di Blaugrana, termasuk gelar La Liga dan Piala Super Spanyol 2023, membuat namanya tetap menarik. Chelsea bisa menegosiasi tanpa harus membayar kompensasi, sehingga menjadi opsi yang ekonomis dan menarik.
Baca Juga: Ayden Heaven Bawa Manchester United Akhiri Penantian Clean Sheet
Opsi Pelatih Berpengalaman di Inggris

Oliver Glasner menjadi kandidat realistis bagi Chelsea. Pengalamannya menangani Crystal Palace sejak 2024 cukup mengesankan, termasuk membawa klub meraih Piala FA dan Community Shield. Namanya bahkan sempat dikaitkan dengan Manchester United, menunjukkan kredibilitasnya di Premier League.
Marco Silva juga dikaitkan dengan kursi pelatih Chelsea, meski saat ini masih membesut Fulham, rival sekota. Silva dikenal mampu menstabilkan Fulham di Premier League dan membangun tim yang kompetitif. Meskipun transfernya mungkin rumit, peluang menangani klub papan atas bisa menjadi tantangan berikutnya dalam kariernya.
Andoni Iraola menarik perhatian berkat performanya bersama Bournemouth. Meski kehilangan beberapa pemain kunci, Iraola mampu membawa tim finis di posisi kesembilan pada musim debutnya di Premier League. Chelsea bisa saja mencoba memikatnya untuk membangun kembali tim yang lebih kompetitif.
Opsi Nostalgia dan Solusi Instan
John Terry menjadi opsi bernuansa nostalgia. Legenda Chelsea ini memiliki pengalaman sebagai asisten pelatih di Aston Villa dan Leicester City, dan pendekatan emosional seperti ini pernah digunakan Chelsea saat menunjuk Frank Lampard. Kehadirannya bisa menghidupkan semangat fans di Stamford Bridge.
Bonus nama lain yang selalu mencuri perhatian adalah Jose Mourinho. Saat ini melatih Benfica, Mourinho dikenal sebagai “The Special One” yang pernah mempersembahkan tiga gelar Liga Inggris, tiga Piala Liga, dan satu Piala FA dalam dua periode sebelumnya di Chelsea. Jika situasi mendesak, kembalinya Mourinho bisa menjadi solusi instan untuk klub.
Keputusan manajemen dalam beberapa minggu ke depan akan menentukan arah Chelsea, bukan hanya untuk sisa musim 2025/26 tetapi juga masa depan jangka panjang klub. Pilihan antara talenta muda, pelatih berpengalaman, atau opsi nostalgia akan menjadi penentu strategi dan identitas tim di era baru Stamford Bridge. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballroar.com
